Selama tiga hari lalu, SMK Prajna Paramitha Malang mengadakan uji
kompetensi untuk 99 siswanya. Uji kompetensi tersebut untuk mengukur
kemampuan siswa dalam menimba ilmu Akomodasi Perhotelan selama tiga
tahun di sekolah Jalan Serayu Malang ini. “Uji kompetensi ini bisa
dikatakan tugas akhir yang meliputi pembuatan project proposal, teori
dan praktek. Nilai dari uji kompetensi ini akan menjadi salah satu
syarat kelulusan selain nilai ujian nasional,” tutur Wakasek Prajna
Paramitha, Drs Suhada.
Menurut dia, dua pelajaran yakni House Keeping dan Front Office yang
diujikan kepada para siswa. “House Keeping misalkan membersihkan kamar
dan laundry sedangkan Front Office meliputi reservasi, reception,
cashier dan sebagainya. Nilainya pun harus minimal 7,0,” lanjutnya.
Para penguji, jelas mantan karyawan Hotel Kartika Graha ini, terdiri
dari dua guru mata pelajaran tersebut dan dua staf Hotel Trio.
Yang menarik, saat uji kompetensi itu, beberapa siswa yang dinilai
terbaik mendapat tawaran untuk langsung bekerja di Hotel Trio. Menurut
Suhada, tawaran pekerjaan itu menjadi hal menarik untuk para siswa yang
terpilih. Sebab, sekitar 40 persen lulusan SMK Prajna Paramita, langsung
diterima di dunia kerja perhotelan dan bidang pariwisata lain.
“Sebenarnya, uji kompetensi ini dilaksanakan bulan Maret 2009 nanti.
Terpaksa kita ajukan agar para siswa ini konsentrasi dan fokus untuk
menghadapi ujian nasional,” tegas Suhada. Bahkan, katanya, untuk uji
kompetensi itu saja, sekolah memberikan pelatihan khusus selama tiga
bulan.
Sementara itu, Kepala SMK Prajna Paramitha, H. John Nadha Firmana SH
mengaku, pihaknya akan melakukan training khusus untuk para siswa kelas
tiga menghadapi ujian nasional nanti. “Selain try out, kita juga
memberikan jam tambahan yang harus diikuti semua siswa kelas tiga. Try
out khusus untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan
Matematika,” ujarnya. (mar) (Marga Nur/malangpost)


