MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) SMK Prajnaparamita 2016

Beranda MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) SMK Prajnaparamita 2016

Alhamdulillah SMK Prajnaparamita Malang telah melaksanakan Masa
Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun diklat 2016/2017 yang mana kegiatan ini semata-mata
untuk meningkatkan kebersamaan dan solidaritas antar siswa. Kegiatan ini juga dapat dijadikan
untuk pengenal siswa baru terhadap lingkungan sekolah.

MLPS di SMK Prajnaparamita dibuka pada hari Senin, 18 Juli 2016 untuk pengenalan
panitia MLPS dan anggota OSIS serta pembagian kelas. Acara inti MPLS dilaksanakan selama 3
hari, 19 Juli 2016 – 21 Juli 2016:

  1. Kegiatan Hari pertama: materi kurikulumum dan pengenalan 3 jurusan yang ada di
    sekola SMK Prajnaparamita Malang kemudian pengenalan area sekolah sesuai jurusan
    masing-masing.
  2. Kegiatan hari kedua: materi kesiswaan, kepramukaan, humas, keorganisasian
    OSIS
  3. Kegiatan hari ketiga: Acara pentas seni, atraksi dan olahraga dari berbagai macam
    ekstrakulikuler antara lain: Sholawat Banjari, Futsal, Tari, Badminton, Fashion, Basket, Voli,
    Pramuka, Teater. Dalam acara penutupan juga digelas pemutaran dokumentasi kilas balik MLPS SMK
    Prajnaparmita Malang.

Sekarang tidak ada lagi MOS. MOS sudah ditiadakan, diganti dengan Masa Pengenalan
Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru. Pelaksanaan MPLS ini berdasarkan Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Permendikbud) Nomor 18 Tahun 2016 Tentang
Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru.

Pada awal tahun pelajaran, perlu dilakukan MPLS bagi siswa baru. MPLS adalah kegiatan
pertama masuk Sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar,
penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur Sekolah.

Tujuan dari MPLS yaitu mengenali potensi diri siswa baru; membantu siswa baru
beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan,
fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah; menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar
efektif sebagai siswa baru; mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah
lainnya; serta menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling
menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat
untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong
royong.


Comment